Pengadilan Agama Magelang

pa magelang

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA MAGELANG

Alhamdulillah, CPNS Pengadilan Agama Magelang Selesaikan Seluruh Kegiatan Latsar CPNS 2022

Semarang – (11/11/2022) Di akhir masa pembelajaran klasikal Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS 2022, peserta dari PA Magelang, R. Mohammad Dewa Bagas Perdana, S.H. melaksanakan ujian akhir untuk menentukan kelulusan peserta sebagai PNS.

Baca Juga: Penuhi Tahapan Kegiatan Latsar, CPNS Pengadilan Agama Magelang Lakukan Seminar Rancangan Aktualisasi Tahun 2022

Dalam Seminar Laporan Aktualisasi yang dilaksanakan via zoom tersebut, CPNS PA Magelang yang biasa disapa ‘Mas Bagas’ tersebut mempresentasikan seluruh kegiatan aksi perubahan yang telah diselesaikan selama menjalani Latsar CPNS. Aksi perubahan yang dipresentasikan berjudul Optimalisasi Pengambilan Produk-Produk Pengadilan Dengan Menggunakan Huruf Braille bagi Tunanetra.

Seminar yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB tersebut dimoderatori oleh Devina Sanjayani Simanjuntak S.E. S.H. M.H., selaku Widyaiswara dari MENPIM MA RI. Kemudian selaku penguji Khoiriyah Roihan S.Ag. M.H., Wakil Ketua dari Pengadilan Agama Sleman, dan juga Ketua Pengadilan Agama Magelang yang juga merangkap sebagai mentor peserta, Septianah, S.H.I., M.H.

Dalam seminar Laporan Aktualisasi tersebut Khoiriyah Roihan selaku penguji menanyakan berapa banyak huruf braille yang telah diterbitkan, dan juga berapa banyak masyarakat yang telah memanfaatkan hasil dari aksi perubahan tersebut. Di sisi lain, Penguji berharap ke depannya PA Magelang dapat menjadi motor penggerak terkait penggunaan huruf braille di lingkungan peradilan agama.

Adapun Septianah sebagai Mentor, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia sangat mendukung aksi perubahan yang telah dibuat oleh Bagas.
“Penggunaan huruf braille sangat bermanfaat, dan sudah diterapkan di PA Magelang. Saya berharap ke depannya penggunaan braille dapat berlanjut agar bermanfaat bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus” harapnya.

Kemudian di akhir seminar, moderator menyampaikan agar para CPNS yang telah selesai melaksanakan latsar dapat dibimbing terkait tugas pokok dan fungsi yang ada di satuan kerjanya masing-masing. Karena setiap peserta baru menjalankan tugasnya selama 6 bulan.

Pembelajaran Klasikal merupakan tahapan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan latsar CPNS yang dilaksanakan di Balai Diklat Keagamaan Semarang bekerja sama dengan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Setelah kegiatan latsar selesai, peserta akan kembali menjalani aktivitasnya di satuan kerja masing-masing. (bgs)