Pengadilan Agama Magelang

pa magelang

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA MAGELANG

Panmud Permohonan Pengadilan Agama Magelang mewakili Ketua Pengadilan Agama Magelang menghadiri Pengukuhan Prof. Dr. A. Sri Haryati, M.Pd. sebagai Guru Besar

Magelang – Panmud Permohonan Pengadilan Agama Magelang, Laila Chasna’u EW, S.H. mewakili Ketua Pengadilan Agama Magelang menghadiri Pengukuhan Prof. Dr. A. Sri Haryati, M.Pd. Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar pada Rabu (25/5) di Gedung Kuliah Umum dr H.R. Suparsono UNTIDAR

Baca Juga : Panitera Muda


Pada pengukuhan tersebut, Sri Haryati menyampaikan Pidato yang berjudul Mitigasi Learning Loss sebagai dampak pandemic Covid-19. Dalam penjelasannya beliau menyampaikan bahwa setidaknya ada tiga dampak Covid-19 pada sektor pendidikan, yakni kebijakan social distancing, online learning, dan learning loss atau hilangnya capaian hasil belajar akibat terhenti atau terganggunya proses pembelajaran di sistem pendidikan.

“Merujuk laporan Bank Dunia tahun 2021, kemiskinan belajar terjadi terutama di negara-negara dengan pendapatan menengah ke bawah. Masalah mental dan sosial terjadi akibat minimnya interaksi antara siswa dan guru serta sesama siswa,” tuturnya.
Menurut Haryati mitigasi learning loss dilakukan demi mengurangi risiko dan dampak hilangnya capaian hasil belajar akibat pandemi Covid-19.

Rektor Untidar, Mukh Arifin mengatakan, pengukuhan Sri Haryati sebagai guru besar adalah pertama kalinya sejak Untidar berstatus perguruan tinggi negeri. Untidar mempunyai 355 orang dosen dan guru besar di Untidar saat ini sebanyak sembilan orang.
Acara diakhiri dengan doa dan penutup serta ucapan selamat kepada Sri Haryati.

Leave a Comment