Pengadilan Agama Magelang

pa magelang

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA MAGELANG

Tingkatkan Pemahaman Teknis Yudisial Sengketa Wakaf, Aparatur Pengadilan Agama Magelang Ikuti Pembinaan oleh Hakim Agung

Kota Magelang – Jum’at (21/10/22) Wakil Ketua, Hakim dan tenaga teknis kepaniteraan Pengadilan Agama Magelang mengikuti pembinaan teknis peningkatan kompetensi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI secara virtual.

Pembinaan yang dimulai tepat pukul 08.30 WIB mengangkat tema “Permasalahan Hukum Wakaf di Indonesia” ini mengundang narasumber Hakim Agung Kamar Agama yang juga pernah menjadi Dirjen Badilag masa bhakti 2015 s.d 2018 Dr. Drs. H. Abdul Manaf, M.H.

Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa sengketa wakaf di Indonesia seiring waktu kian meningkat.

“Tercatat hingga Oktober 2022, terdapat 53 sengketa wakaf yang terdaftar di Pengadilan Agama seluruh Indonesia di tahun ini” terangnya.

Lebih lanjut, pria kelahiran Balai Belo tersebut menjelaskan bahwa perkembangan wakaf saat ini cukup masif, seperti adanya wakaf uang atau pun wakaf produktif.

Dalam pembinaan metode yang digunakan lebih efektif karena langsung mengeksplorasi pendapat peserta pembinaan secara interaktif dari pengadilan tingkat banding dan pertama di seluruh Inonesia.

Pembahasa fokus pada pembuktian yang diawali dengan pembuktian tertulis dalam kaitan sengketa wakaf. Banyak pendapat dan sharing terkait akta autentik, akta di bawah tangan dan akta selain keduanya. Hal ini penting untuk dibahas karena dengan pintu pembuktian tersebut bisa memperjelas fakta di persidangan.

Selain alat bukti tertulis, mencuat juga isu tentang isbat wakaf. Isbat wakaf belum begitu dikenal dalam praktik penanganan perkara di Peradilan Agama. Namun mengingat mulai maraknya kebutuhan masyarakat tentang isbat wakaf ini banyak masukan agar Peradilan Agama melalui Hakim bisa menemukan formulasi hukum dalam penyelesaiannya. (Njb)