Komitmen terhadap budaya perbaikan berkelanjutan kembali ditegaskan dalam briefing rutin Rabu pagi yang dipimpin oleh Putri Atikah Dewi, S.E., M.H., selaku Kasubbag Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan (PTIP). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur petugas pelayanan, meliputi PPPK, Petugas PTSP, Posbakum, tenaga keamanan, tenaga kebersihan, serta mahasiswa PPL UIN Walisongo Semarang.
Mengawali arahannya, Kasubbag PTIP mengajak seluruh peserta menjadikan hasil Pengawasan Reguler oleh Tim Pengadilan Tinggi Agama Semarang yang dilaksanakan sehari sebelumnya sebagai momentum evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja. Setiap catatan hasil pengawasan dipandang sebagai peluang penyempurnaan, sehingga standar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Salah satu catatan minor yang menjadi perhatian HATIBINWASDA (Hakim Tinggi Pembinaan dan Pengawasan Daerah) adalah aspek kebersihan pada beberapa titik di area pelayanan. Meskipun bersifat minor, kebersihan merupakan bagian penting dalam membangun citra lembaga sekaligus menghadirkan lingkungan pelayanan yang nyaman, rapi, dan representatif. Seluruh unsur pelayanan pun diimbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan sebagai tanggung jawab bersama.
Menjelang berakhirnya Triwulan II, Kasubbag PTIP juga mengingatkan agar segera mempersiapkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Triwulan II sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing serta selaras dengan realisasi kinerja yang telah dicapai, sehingga seluruh dokumen dapat diselesaikan tepat waktu.


Selain itu, seluruh aparatur diimbau untuk senantiasa melakukan monitoring terhadap penilaian kinerja Badilag, khususnya pada indikator administrasi teknis perkara dan manajemen peradilan yang meliputi SIPP, keuangan perkara, PNBP, laporan kinerja satuan kerja (kinsatker), website, serta indikator lainnya yang menjadi komponen penilaian. Hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama guna mendorong peningkatan capaian nilai kinerja PA Magelang secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, mahasiswa PPPL dari UIN Walisongo Semarang turut mendapatkan arahan agar memanfaatkan kesempatan praktik sebagai sarana memperkaya wawasan dan pengalaman. Mahasiswa didorong untuk aktif belajar, mengamati proses kerja, serta tidak ragu bertanya kepada para pegawai selama tidak mengganggu jalannya pelayanan, sehingga ilmu praktis yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga yang melengkapi pembelajaran di bangku perkuliahan.
Melalui briefing rutin ini, diharapkan seluruh unsur pelayanan semakin memperkuat sinergi, meningkatkan kepedulian terhadap setiap detail pekerjaan, serta menjadikan setiap evaluasi sebagai energi positif untuk terus berbenah.
