MAGELANG – Pengadilan Agama (PA) Magelang kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Pada Senin (24/11/2025), PA Magelang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Magelang terkait penyediaan layanan bagi penyandang disabilitas.
Bertempat di Ruang Media Center Pengadilan Agama Magelang, acara penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Ketua PA Magelang, Dr. Nurhasan, S.H.I., M.E., serta Kepala SLB Negeri Kota Magelang beserta jajarannya. Kerjasama ini menitikberatkan pada pendampingan penerjemah bahasa isyarat serta pelatihan pelayanan ramah disabilitas bagi aparatur pengadilan.
Dalam sambutannya, Ketua PA Magelang, Dr. Nurhasan, S.H.I., M.E., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan tidak ada hambatan komunikasi dalam proses pencari keadilan, terutama bagi penyandang disabilitas rungu dan wicara.
Ruang lingkup kerjasama ini mencakup penyediaan juru bahasa isyarat (sign language interpreter) yang siap dihadirkan jika terdapat pihak berperkara yang membutuhkan. Selain itu, pihak SLB Kota Magelang juga akan memberikan pelatihan dasar bahasa isyarat dan etika pelayanan disabilitas kepada petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan satuan pengamanan PA Magelang.
Kepala SLB Negeri Kota Magelang menyambut baik inisiatif dari PA Magelang ini. Pihaknya mengapresiasi langkah pengadilan yang semakin terbuka dan proaktif dalam merangkul kaum disabilitas.
“Kami sangat mendukung penuh program ini. Sinergi antara dunia pendidikan luar biasa dan lembaga hukum seperti ini sangat penting agar inklusivitas di Kota Magelang benar-benar terwujud secara nyata, bukan sekadar slogan,” ungkapnya usai penandatanganan.

Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah antara kedua belah pihak, menandai dimulainya babak baru pelayanan yang lebih humanis di Pengadilan Agama Magelang.

