Kota Magelang, Rabu (21/10/2026) – Pelayanan yang berintegritas berawal dari hati yang tulus dan niat yang lurus, pesan Panitera Pengadilan Agama Magelang, Danang Prasetyo Nugroho, S.Sy., pada briefing pagi hari ini yang diikuti oleh PPPK, petugas PTSP, Posbakum, tenaga keamanan, kebersihan, serta mahasiswa UII yang tengah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan.
Dalam arahannya, Panitera mengajak seluruh unsur pelayanan untuk memaknai pekerjaan bukan sekadar kewajiban, melainkan juga ibadah dalam ikhtiar meraih rida Allah SWT. Niat yang terjaga menjadi fondasi bagi tumbuhnya profesionalisme, kejujuran, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Setiap individu juga diingatkan untuk bekerja dengan hati yang bersih, mampu menempatkan persoalan pribadi dan keluarga secara proporsional, serta menjaga komunikasi yang terbuka dan saling menghargai. Sebab, pelayanan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga oleh kematangan sikap dan kekuatan sinergi seluruh unsur.
Perhatian khusus diberikan kepada petugas keamanan agar terus meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian dalam menyaring setiap pengunjung, dengan memastikan kejelasan kepentingan serta identitas pihak yang hadir sesuai prosedur. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban dan mempertahankan lingkungan PA Magelang yang bersih dari praktik percaloan, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan peradilan secara aman, transparan, dan tanpa perantara yang tidak semestinya.

Briefing ini menegaskan bahwa menjaga integritas bukan hanya tanggung jawab satu bagian, melainkan komitmen bersama. Dari petugas keamanan di pintu masuk hingga petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat, setiap peran memiliki arti dalam membangun kepercayaan publik.
Meluruskan niat adalah awal pengabdian, menjaga integritas adalah wujud tanggung jawab, dan melayani dengan hati adalah komitmen PA Magelang dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan bermartabat.
