Kota Magelang, Rabu (23/09/2026) – Energi pengabdian kembali dikobarkan Pengadilan Agama Magelang melalui briefing Rabu pagi yang dipimpin Hakim PA Magelang, Ishlah Farid, S.H.I., M.H. Kegiatan ini diikuti garda terdepan pelayanan, yakni PPPK, petugas PTSP, petugas Posbakum, tenaga keamanan, dan tenaga kebersihan.
Briefing menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan menguatkan komitmen bahwa pelayanan prima bukan sekadar standar kerja, melainkan wujud rasa syukur atas amanah untuk melayani masyarakat pencari keadilan. Ishlah mengajak seluruh jajaran menghadirkan layanan yang ramah, santun, responsif, dan profesional.

“Mari kita jadikan pelayanan sebagai wujud rasa syukur. Layani dengan hati, berikan yang terbaik, dan pastikan masyarakat mendapat pengalaman yang terbaik ketika datang ke PA Magelang,” pesannya.
Selain penguatan pelayanan, briefing juga menjadi ruang berbagi informasi mengenai telah terbitnya Buku II Mahkamah Agung Tahun 2026 tentang pedoman teknis administrasi dan teknis peradilan agama. Mengingat terdapat sejumlah perbedaan fundamental dengan pedoman sebelumnya, seluruh jajaran didorong mulai mempelajarinya sembari menunggu arahan dan sosialisasi pimpinan.
“Mari kita pelajari bersama. Perubahan pedoman menuntut kita untuk terus belajar dan beradaptasi, sehingga ketika arahan pimpinan disampaikan, kita sudah memiliki pemahaman awal,” ujarnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan berkualitas harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi. Aparatur yang terus belajar akan lebih siap menghadapi perubahan dan memberikan layanan yang semakin profesional.
Menutup briefing, disampaikan pesan yang sederhana namun sarat makna: selalu bahagia dalam bekerja. Briefing Rabu pagi pun menjadi pengingat bahwa pelayanan prima lahir dari hati yang tulus, profesionalisme tumbuh dari kemauan untuk terus belajar, dan pengabdian yang kuat berawal dari insan pera
